H Muhammad Adam Ketua KKSS Kota Balikpapan Sambut Dengan Ramah Insan Pers Media Online Indonesia Asal Sulsel

Transnusi.com Kaltim Kegiatan silaturahim antara Ir. H Muhammad Adam, MT Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Balikpapan Dengan Pengurus Persatuan Wartawan Media Online Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan (PW-MOI Sulsel)

Kegiatan silaturahim berlangsung di RM Yogyakarta Klandasan Balikpapan, Senin 22/3/2022

Abdul Halim, SH. M.Farm Ketua Dewan Pengurus Wilayah PW-MOI Sulawesi Selatan yang juga Bendahara Umum DPW Asosiasi Perusahaan Media Online Indonesia (MOI) Sulsel bersama Muslimin Yunus Ketua DPW MOI Sulsel membawa serta 18 delegasi DPC MOI Se Sulawesi Selatan menghadiri Rapat Kerja Nasional ke-2 yang digelar oleh DPP MOI di Hotel Grand Senyiur Dari tanggal 22 maret dan akan berakhir tanggal 24 maret

Kegiatan Rakernas MOI tersebut akan ditutup dengan mengunjungi Titik O Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku Kab. PPU Kaltim sebagai simbol dan pesan akan dukungan MOI terhadap pembangunan IKN yang segera akan digenjot oleh pemerintah pusat dibawah kendali Badan Otorita IKN.

Disela sela kehadiran para Insan Pers Sulawesi Selatan yang bernaung dan berkiprah pada media member MOI, menyempatkan memenuhi undangan silaturahmi Dan jamuan makan malam bersama Ir. H Muhammad Adam, MT yang juga Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan serta anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan

H. Adam sapaan akrab Wakil Ketua Fraksi PKB-Hanura DPRD Kota Balikpapan ini menyempatkan untuk bersilaturahmi sekaligus memotivasi para jurnalis Sulsel yang mengikuti Rakernas DPP MOI di Grand Senyiur Balikpapan, untuk selalu memberikan pemberitaan yang mengedukasi untuk masyarakat serta sekaligus memberikan berita kontol atau kritik yang konstruktif kepada jajaran pemerintahan jika ada Hal yang mungkin dianggap melenceng Dari jalurnya.

“Kegiatan para jurnalis dalam memberikan berbagai informasi untuk dikonsumsi publik tentu Hal ini sangat memberikan kontribusi yang sangat positif untuk menjaga demokrasi dan bentuk partisipasi untuk mengawal pembangunan Dan pemerintahan,” kata H. Adam

Dalam sebuah wawancara singkat yang dipandu oleh Abdul Halim selaku Ketua PW-MOI Sulsel, H. Muhammad Adam memberikan beberapa cerita yang cukup menarik dan memberikan pelajaran terhadap perjalanan karir H. Adam sehingga bisa tetap eksis di parlemen Kota Balikpapan selama 3 Periode.

H. Adam mengungkapkan bahwa dari basis pemilih ideologisnya serta tim kerabat dan keluarga yang selama ini mensupport dan mendukungnya, selalu memberikan dorongan moril kepada dirinya untuk berkiprah dan mengabdi pada jenjang yang lebih tinggi yakni DPR RI.

“kita lihatlah nanti, kita saat ini fokus untuk tuntaskan dulu agenda pengabdian yang masih belum selesai untuk masyarakat Kota Balikpapan,” ujarnya

Abdul Halim mencoba menanyakan kilas balik dari perjalanan sosok H. Muhammad Adam ketua KKSS soal kiprahnya di Balikpapan sehingga dapat diterima dengan baik dimasyarakat Kaltim secara umum

H. Adam dalam wawancara ekslusifnya dihadapan Insan Pers PW-MOI Sulsel memaparkan berbagai hal, perjuangan dirinya yang betul betul merangkak dari bawah.

“saya hijrah dari Makassar ke Balikpapan tahun 1995, atau sekitar 27 tahun lalu, dengan filosofi hidup yang tertanam dari pesan orang tua “Siri na pacce” serta Taro Ada Taro Gau, Hal inilah sebagai komitmen sikap kita, namun demikian hati kita tetap lembut untuk dapat membuka persaudaraan dan persahabatan dengan siapapun, ungkapnya”

Masih H. Adam membeberkan bahwa dirinya tentu akan selalu komitmen untuk mengawal segala aspirasi masyarakat, khususnya masyarakat bawah yang terkadang berada pada posisi yang termarginalkan oleh regulasi atau sistem, namun demikian kata Ketua KKSS Kota Balikpapan ini bahwa untuk melihat realitas politik 2024, nantilah saya lihat dulu sitiasi dan kondisinya, bebernya

Lanjut H. Adam memberikan sebuah analisa bahwa partainya saat ini adalah Partai Hanura yang saat ini secara internal lagi berbenah dan berusaha untuk dapat lolos verifikasi KPU, ungkapnya.

H. Muhammad Adam dalam wawancaranya kepada ketua PW-MOI Sulsel juga menyampaikan beberapa hal terkait langkah langkah strategis untuk memperispakan diri dalam menyikapi perpindahan IKN ke Kalimantan Timur.

Bahwa Kota Balikpapan kata H. Adam, akan menjadi kota yang seksi dan akan menjadi kota penyangga utama IKN dengan jumlah penduduk sekarang berkisar 780.000 sudah pasti akan banyak tantangan sekaligus peluang, katakanlah akan ada perpindahan penduduk misalnya Dari aparatur TNI/Polri beserta keluarganya kurang lebih 800.000 orang akan berpindah di ibukota, Terangnya

Lanjut H. Adam menjelaskan bahwa infrastruktur di IKN tidak seketika langsung bisa ditempati sehingga dengan peluang ini maka Kota Balikpapanlah yang paling mendapat imbasnya, ujarnya

“kita berharap imbasnya tentu dalam hal positif,insya Allah bulan Juni Bappenas sudah berkantor di Balikpapan dia sudah menyewa apartemen 20 lantai dan saya sebagai kepala sukunya orang Bugis Makassar Toraja berkali-kali dalam setiap kesempatan, saya sampaikan bahwa kita harus mengambil peran sehingga kita jangan menjadi penonton di daerah kita sendiri, katanya”

Sebagai Kota yang penyangga IKN maka posisi strategis Kota Balikpapan telah saya sampaikan kepada Bapak gubernur Sulsel beberapa waktu lalu untuk sedapat mungkin juga harus mengambil peran besar pada proses pembangunan IKN

“selama ini memang hampir semua kebutuhan pokok terutama pangan beras telur sayur-sayuran kira-kira 70% dari selatan sisanya itu dari Surabaya dan Palu Sulteng, pungkasnya.”

Dengan pindahnya ibukota tentu dibarengi dengan bertambahnya penduduk menjadi mungkin satu setengah juta

Sulsel juga harus mengambil peran untuk manfaat banyak secara ekonomi harus selesai karena dari segi jarak termasuk paling dekat jadi jarak tempuh misalnya kalau dari Makassar atau dari Mamuju ke pare-pare kan cuman 12 sampai 16 jam sehingga sekali lagi apa yang sudah berjalan selama ini tentang IKN, kita mendorong untuk daerah lain untuk ikut berpartisipasi aktif

dalam pertemuan silaturahmi Anggota DPRD Kota Balikpapan H. Muhammad Adam kepada Insan Pers Sulsel melalui Abdul Halim selaku Ketua PW-MOI menitipkan pesan untuk selalu memberikan kontribusi yang nyata dan positif untuk masyarakat dan pemerintah,

Soal kemitraan antara Pemerintah dan Insan Pers tentu akan memberikan manfaat yang seluas luasnya untuk masyarakat,

“Melalui pemberitaan yang jauh dari berita Hoax serta spirit perjuangan dan pengabdian tanpa batas tentu menjadi modal untuk kita bersama saling memberikan dorongan semangat ke arah yang lebih baik,” ungkap Abdul Halim

 

 

Laporan : Sadikin Rahmad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.